Maju Desa Maju Aceh Utara

Selamat Datang di Media Informasi TPP Aceh Utara, Bangun Desa, Indonesia Maju dan Sejahtera

Jumat, 04 September 2026

Peran Penting Perempuan dalam Proses Pendataan untuk Perencanaan Pembangunan Desa sesuai 6 Demensi Pendataan Indek Desa

 Berdasarkan Permendesa No. 9 Tahun 2024, indikator kemajuan desa kini diukur menggunakan instrumen Indeks Desa Tunggal yang menggantikan Indeks Desa Membangun (IDM). Peran penting perempuan dalam proses pendataan desa menjadi sangat krusial karena setiap dimensi dari 6 Dimensi Indeks Desa membutuhkan akurasi data yang bersentuhan langsung dengan peran domestik, sosial, dan ekonomi perempuan di akar rumput. 

Berikut adalah rincian peran penting perempuan dalam pengumpulan data pada masing-masing dimensi:

Dimensi Indeks Desa

Fokus Pengukuran Indeks

Peran Strategis Perempuan dalam Pendataan

1. Dimensi Layanan Dasar

Aksesibilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, air bersih, gizi, dan sanitasi layak.

Kader Posyandu dan PKK perempuan paling tahu data riil balita stunting, bumil risti (ibu hamil risiko tinggi), kepemilikan jamban sehat, serta anak putus sekolah di lingkungannya.

2. Dimensi Sosial

Modal sosial, kerukunan warga, jaminan keamanan, kesetaraan, dan partisipasi lembaga.

Perempuan mampu menggali data sensitif seperti tingkat KDRT, kerentanan sosial, kelompok marjinal, serta mendata keberadaan janda sebagai kepala keluarga (Pekka) agar dapat intervensi sosial yang tepat.

3. Dimensi Ekonomi

Pendapatan warga, mata pencaharian, akses pasar, dan pusat kegiatan ekonomi.

Perempuan banyak mengelola sektor informal dan mikro. Pendata perempuan dapat memetakan potensi UMKM perempuan, industri rumahan, serta kebutuhan modal usaha bagi kelompok perempuan desa.

4. Dimensi Lingkungan

Kualitas ekosistem, pengelolaan sampah, sanitasi lingkungan, dan mitigasi bencana.

Sebagai pengelola utama kebutuhan domestik, perempuan mendata perilaku pembuangan sampah rumah tangga, krisis air bersih harian, serta kerentanan keluarga terhadap bencana alam.

5. Dimensi Aksesibilitas

Infrastruktur jalan, moda transportasi, jaringan telekomunikasi, dan internet.

Perempuan mendata hambatan mobilitas fisik (seperti jalan rusak yang menyulitkan ibu hamil ke faskes) serta tingkat literasi digital perempuan desa untuk pemanfaatan teknologi.

6. Dimensi Tata Kelola

Transparansi pemdes, pengelolaan keuangan, pelayanan publik, dan regulasi desa.

Keterlibatan pendata perempuan memastikan akurasi data mengenai keterwakilan kuota perempuan di kelembagaan desa (BPD, LKD) serta transparansi anggaran yang berpihak pada kebutuhan gender.

Dampak Nyata Keterlibatan Perempuan dalam Pendataan Indeks Desa

  • Mencegah Data Bias: Menghindari kebijakan pembangunan desa yang bias infrastruktur makro (hanya fokus jalan dan jembatan) dan mengabaikan pembangunan kualitas hidup manusia.
  • Keabsahan Tahap Verval (Verifikasi dan Validasi): Proses Verval Indeks Desa membutuhkan bukti sah dan kondisi riil di lapangan. Kedekatan emosional enumerator perempuan dengan warga membuat pengisian kuesioner jauh lebih jujur dan objektif.Ketepatan Alokasi Dana Desa: Hasil akhir skor Indeks Desa digunakan sebagai basis pengalokasian Dana Desa secara nasional. Data responsif gender yang valid akan melahirkan program desa yang inklusif.

Keterlibatan kaum perempuan menjadi salah satu bagian penting dalam proses pembangunan desa. Perempuan memiliki peran strategis dalam Pembangunan Desa


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Peran Penting Perempuan dalam Proses Pendataan untuk Perencanaan Pembangunan Desa sesuai 6 Demensi Pendataan Indek Desa

  Berdasarkan Permendesa No. 9 Tahun 2024 , indikator kemajuan desa kini diukur menggunakan instrumen Indeks Desa Tunggal yang menggantikan...

Postingan Populer